Tempat Wisata Terbaik di Solo yang Wajib Dikunjungi. Kota Surakarta atau yang lebih dikenal dengan nama Solo merupakan salah satu kota budaya di Jawa Tengah yang kaya akan sejarah, tradisi, dan kuliner. Solo menjadi destinasi favorit wisatawan lokal maupun mancanegara karena suasananya yang ramah dan penuh pesona Jawa.

Tak hanya budaya, Solo juga menawarkan banyak tempat wisata menarik yang wajib masuk dalam daftar kunjungan Anda.

Baca juga: Sejarah Kota Solo: Dari Kerajaan Mataram Hingga Kota Budaya yang Modern

Berikut ini adalah 10 tempat wisata terbaik di Solo yang wajib Anda kunjungi saat berlibur ke kota budaya ini.

1. Keraton Surakarta Hadiningrat

Sebagai simbol budaya dan sejarah kota Solo, Keraton Surakarta merupakan destinasi wisata utama yang wajib dikunjungi. Keraton ini didirikan pada tahun 1745 oleh Sunan Pakubuwono II dan hingga kini masih menjadi tempat tinggal keluarga kerajaan.

Di dalam kompleks keraton, pengunjung bisa melihat berbagai peninggalan bersejarah seperti kereta kencana, pakaian adat, senjata tradisional, dan gamelan. Selain itu, ada juga pemandu lokal yang bisa menjelaskan sejarah dan filosofi Jawa yang terkandung dalam bangunan keraton.

Tips:
Kunjungi saat pagi hari untuk menghindari cuaca panas dan jangan lupa berpakaian sopan saat masuk ke area keraton.

2. Pasar Triwindu

Bagi pecinta barang antik dan seni, Pasar Triwindu adalah surga kecil yang terletak tidak jauh dari keraton. Pasar ini menawarkan berbagai koleksi barang antik seperti wayang kulit, radio jadul, kamera tua, patung kayu, hingga batik lawas.

Suasana klasik dan aroma nostalgia akan menyambut Anda begitu memasuki pasar ini. Anda bisa berburu cinderamata unik dengan harga yang bisa ditawar.

Tips:
Jangan ragu untuk menawar harga. Bawa uang tunai dalam pecahan kecil untuk memudahkan transaksi.

3. Taman Balekambang

Jika Anda mencari tempat wisata keluarga yang sejuk dan alami di tengah kota, Taman Balekambang adalah pilihan tepat. Taman ini memiliki danau kecil, taman bunga, serta berbagai satwa jinak seperti rusa dan angsa yang bebas berkeliaran.

Taman Balekambang sering digunakan sebagai tempat rekreasi, piknik, hingga pertunjukan seni terbuka. Area taman yang luas juga cocok untuk jogging dan bersantai bersama keluarga.

Tips:
Datang di pagi atau sore hari untuk menikmati suasana yang lebih teduh dan nyaman.

4. Kampung Batik Laweyan

Solo identik dengan batik, dan Kampung Batik Laweyan adalah tempat terbaik untuk menyaksikan langsung proses pembuatan batik tulis secara tradisional. Kampung ini sudah ada sejak zaman Kerajaan Mataram dan kini menjadi salah satu sentra batik terbesar di Indonesia.

Setiap sudut kampung ini penuh dengan mural, toko batik, dan rumah-rumah bergaya arsitektur kolonial. Anda juga bisa mengikuti workshop membuat batik di beberapa galeri yang tersedia.

Tips:
Siapkan kamera karena setiap gang di kampung ini sangat instagramable. Gunakan alas kaki yang nyaman karena akan banyak berjalan kaki.

5. Pura Mangkunegaran

Selain Keraton, Solo juga memiliki Pura Mangkunegaran, sebuah istana kecil yang menjadi pusat budaya Mangkunegaran. Pura ini memiliki koleksi seni dan benda pusaka yang luar biasa, termasuk topeng tari, keris, dan kain batik kuno.

Arsitektur bangunan ini menggabungkan unsur Jawa dan Eropa, menciptakan keindahan yang khas. Wisatawan dapat mengikuti tur yang dipandu untuk memahami makna setiap ruangan dan benda di dalamnya.

Tips:
Datanglah saat ada jadwal pertunjukan tari tradisional untuk pengalaman wisata budaya yang lebih kaya.

6. Museum Radya Pustaka

Sebagai museum tertua di Indonesia, Museum Radya Pustaka menyimpan berbagai koleksi manuskrip kuno, arca, keris, dan dokumentasi sejarah Jawa. Museum ini berdiri sejak 1890 dan berlokasi di kawasan Sriwedari.

Radya Pustaka cocok untuk Anda yang tertarik dengan sejarah, sastra Jawa, dan kebudayaan klasik. Anda bisa melihat koleksi naskah kuno dalam huruf Jawa dan Bali yang tersimpan rapi di lemari kaca.

Tips:
Baca penjelasan pada tiap display atau gunakan jasa pemandu untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam.

Baca juga: Menjelajah Rasa dan Tempat: Liburan Keluarga dengan Sentuhan Kuliner Tradisional

7. Taman Sriwedari

Dulu dikenal sebagai taman hiburan keluarga para bangsawan, kini Taman Sriwedari menjadi tempat pertunjukan seni budaya seperti wayang orang dan karawitan. Suasana taman ini masih menyimpan nuansa klasik dengan pepohonan rindang dan bangunan tua yang memesona.

Taman ini juga menjadi ikon sejarah karena menjadi lokasi Kongres Pemuda II pada masa perjuangan kemerdekaan.

Tips:
Cek jadwal pertunjukan sebelum datang, terutama jika ingin menyaksikan pentas wayang orang di Gedung Wayang Orang Sriwedari.

8. Grojogan Sewu Tawangmangu

Terletak sekitar 1,5 jam dari pusat Kota Solo, Grojogan Sewu Tawangmangu adalah air terjun legendaris di lereng Gunung Lawu. Dikelilingi hutan pinus dan udara pegunungan yang sejuk, tempat ini cocok untuk Anda yang ingin menikmati alam dan bersantai jauh dari keramaian kota.

Air terjun setinggi 81 meter ini menjadi ikon wisata alam Karanganyar yang sering dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah.

Tips:
Gunakan sepatu anti selip karena jalur menuju air terjun cukup licin. Hindari datang saat musim hujan.

9. De Tjolomadoe

Bekas pabrik gula Colomadu kini disulap menjadi destinasi wisata modern bernama De Tjolomadoe. Tempat ini menggabungkan nilai sejarah industri dengan konsep galeri seni dan ruang pamer modern. Anda bisa melihat mesin-mesin tua pabrik gula, menghadiri konser, atau menikmati kopi di kafe bergaya industrial.

Tempat ini cocok untuk wisata keluarga, edukasi anak, hingga wisata fotografi.

Tips:
Kunjungi saat sore hari agar lebih nyaman dan tidak terlalu panas. Jangan lupa mampir ke galeri seni yang sering mengadakan pameran temporer.

10. Ngarsopuro Night Market

Jika Anda mencari suasana wisata malam di Solo, maka Ngarsopuro Night Market adalah jawabannya. Buka setiap Sabtu malam, pasar malam ini dipenuhi stand kuliner khas Solo, kerajinan tangan, aksesori, dan live music jalanan.

Selain sebagai tempat berbelanja, pasar ini juga menjadi tempat berkumpul anak muda dan keluarga yang ingin bersantai sambil menikmati makanan lokal.

Tips:
Datang lebih awal agar tidak kehabisan makanan favorit. Hati-hati dengan barang bawaan karena area cukup ramai.

Kesimpulan

Solo bukan hanya kota budaya, tetapi juga surga wisata yang lengkap—mulai dari sejarah, seni, alam, hingga kuliner. Dari Keraton Surakarta yang megah, air terjun di pegunungan Lawu, hingga pasar malam yang meriah, Solo punya segalanya untuk membuat liburan Anda penuh kesan.

Kombinasi antara keramahan masyarakat, kekayaan budaya, dan akses transportasi yang mudah menjadikan Solo sebagai destinasi ideal untuk liburan singkat maupun panjang.

Baca juga: 5 Makanan Wajib Coba Saat Road Trip di Jawa Timur